My First Mechanical Keyboard, Why Hexgears GK10?

Rasanya senang sekali hari ini. Alhamdulillah. Barang yang saya pesan beberapa hari lalu, kini telah sampai, yaitu sebuah Mechanical Keyboard bermerk Hexgears dengan type GK10.

Hexgear GK10

 Mengapa Mechanical Keyboard?

1. External Keyboard sebagai pendamping ROG
Pengen flashback dulu ke beberapa hari kebelakang. Mulai ngebet dan memikirkan pengen punya keyboard external itu ya waktu punya Laptop ROG. yah mikirnya sayang juga sih keyboard yang mulus itu harus diketuk setiap hari. kalaupun rusak akan susah servisnya. kan lebih bagus rusak keyboard external daripada keyboard ROG nya.

Dan mendengar cerita pengalaman teman saya bernama Taufiq itu, harga keyboard ROG cukup mahal bagi ukuran kantong kami. Harganya diatas satu juta rupiah.

2. Keyboard lama yang sudah tak nyaman dipakai
Keyboard external yang biasa saya pakai berdampingan  dengan laptop ROG saya, sudah tidak nyaman digunakan lagi. Terutama ada tombol yang cukup keras jika ditekan. jadi sering pegel kalau ngetik.

Udah nyoba dan berusaha melihat bagian dalam keyboard yang rusak tersebut. Mulai bongkar-bongkar deh. dicoba di cuci, bahkan sampai diminyakin bagian yang terasa seret. "Dilubing" istilah anak2 keyboard Meca (singkatan untuk mechanical). Oiya istilah dilubing itu berasal dari kata "Lube" yang berarti minyak pelumas. mungkin di lain tulisan saya akan membahas bagaimana meminyaki switch supaya lebih mulus dan lembut pergerakan naik turunnya dan halus suaranya.

Tapi, walaupun sudah dicuci bahkan diminyaki menggunakan minyak khusus, tapi tetep aja nggak bisa lancar lagi sesuai harapan. dan kebetulan itru keyboard lama banget sih. mungkin dah 5 tahun lebih.

Nah, karena merasa kesal kalau ngetik terasa berat dan mudah capek, jadi kadang sampai mengurangi mood saat ngetik kan?

3. Disarankan Temen
Saya masih ingat betul, Ketika dalam sebuah grup Whatsapp, Taufiq menyarankan ke kami untuk menggunakan Mechanical Keyboard. tapi lucunya dia sendiri belum punya keyboard mechanical. hahahha. tak mengapa, kita coba kan?

4. Mencoba dan ternyata memang enak
Di beberapa kesempatan ketika sedang mencari sparepart ke beberapa toko komputer, juga melihat ada keyboard mechanical. yah waktu itu nggak kepikiran pengen beli sih. karena merasa masih belum perlu. dan memang sehari-hari kan pakai laptop, dah ada keyboard secara terintegrasi. Tapi sempat iseng nyentuh keyboard mechanical diatas etalase atau pajangan toko. rasanya sembrwiing. feel nya beda.Yang tentunya sambil dipelototin mbak yang jaga toko komputernya, hihiih :P

Dari beberapa alasan itulah, mengapa saya menetapkan ingin pakai keyboard external dan memilih jenis mechanical untuk saya jadikan sebagai daily driver.

Mulai mencari Informasi terkait Mechanical Keyboard
Saya mulai menelusuri dunia maya. Mencari info ke segala penjuru mata angin di dunia maya. Membaca ke wikipedia. Saya cari info tentang Mechanical Keyboard di Youtube. Saya ketemu beberapa channel yang memberi saya inpirasi dan pemahaman lebih tentang mechanical keyboard. Terima kasih yah guys, atas video yang bagus-bagus. Cukup informatif bagi saya yang pemula ini. Terutama di channel taekeyboards ini. Dan channel ini menampilkan perbandingan warna switch pada mechanical keyboard.

Setelah beberapa hari nggak tenang makan ndak nyaman tidur karena terlalu memikirkan keyboard impian, akhirnya buka Tokopedia. Di tokped pun menemukan banyak sekali pilihan untuk dibeli. sepertri Digital Aliance, Vortex, Red Dragon, Fantech dan lain sebagainya. Mulai bingung kan mau beli yang mana?

Karena masih bingung, dan takut salah beli, saya coba-coba tanya dan cari info ke forum Indonesia Mechanical Keyboard yang ada di facebook. Oiya, saya tahu tentang Forum itu dari videonya Louis Christian yang ini. Di dalam grup itu, malah menemukan info merk-merk luar negeri. Ada Ducky, Anne, keychron dll. Wah makin puyeng dah 😊 Tapi seru juga sih jadi tahu banyak tentang dunia Mechanical Keyboard. Banyak Komunitasnya.

Kembali ke laptop dan urusan keyboard. Berhubung dompet juga lagi nggak bisa dirogoh cukup dalam, akhirnya memutuskan untuk beli keyboard under 500K. akhirnya terpilih lah Hexgear GK10 ini. Beli yang type brown switch. pengennya sih yang merah atau red swith. karena berharap supaya tidak berisik ketika dipakai nanti. tapi yang ada dalam daftar penjualan hanya yang switch biru dan coklat saja.


Kedepan bakal banyak nih yang pakai mechanical keyboard. kayak mau jadi trend atau hive gitu. soalnya makin banyak pabrikan atau merk switch mechanical keyboard. Makin banyak yang niru cherry. Denger-denger selentingan, Hak paten switch chery yang biasa dipakai utk mechanical keyboard juga udah "dicabut". jadi pabrikan yang niru nggak khawatir untuk buat switch sejenis.

Saya pikir ini akan menjadi sebuah hobby baru, yaitu mengkoleksi Mechanical Keyboard. Apalagi melihat komunitas dan antusiasme orang yang menyukai atau penghobby mechanical keyboard semakin berkembang, dengan diperlihatkannya pertumbuhan komunitas yang tumbuh dari berbagai negara.

Ah.. tanpa sadar ternyata tulisan saya kali ini panjang juga ya.. 😊 efek semangat baru (mood booster) dari keyboard baru nih. eh, ngomong-ngomong jadi pengen beli yang TKL. wakakka. Okey sampai sini dulu ya. sampai jumpa di postingan saya yang lain.

Komentar

  1. Mantap om selamat datang di komunitas mechanical keyboard
    ati ati banyak racunnya :D
    jng lupa dateng kalau ada meetup (yang pasti setelah pandemic ini beres) nanti suka banyak racun hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih. hahaha.. iya nih dah keracunan malah :P

      Hapus

Posting Komentar

Feel Free for Comment. Silahkan berkomentar apa saja. Komentar kalian sangat membantu saya. karena akan membuat saya lebih semangat :)