Jumat, 11 Maret 2016

Memilih Charger Baterai Handphone yang tepat

Dua Charger yang berbeda Speknya
Bagi kebanyakan orang, pengecas atau charger baterai handphone bagaimanapun bentuk dan modelnya tak menjadi urusan, yang penting "colokan" (jack) nya pas dengan "lubang" (terminal) yang ada di hanphone. Kalau di rumah, yang gadget atau smartphonenya memiliki terminal yang sama biasanya charger ayah di pakai ibu, charger adik dipakai kakak. Apalagi kalau ditengah perjalanan kehabisan baterai, minjam charger di warung atau toko. nggak tahu speknya asal maen colok-colokin.
Atau ketika charger sudah rusak, ingin membeli yang baru di toko tetapi tidak memperhatikan speknya terlebih dahulu. Padahal ada nilai-nilai yang perlu diperhatikan, terutama "Tegangan" (voltase) dan "kuat Arus" (ampere). Tak heran, jika ada yang mengeluh, kenapa baterainya cepat sekali kembung? atau ada yang merasa kenapa cepat sekali habis, padahal baru saja di cas?

Banyak sekali sebab dan akibat yang dihasilkan oleh perbedaan dua hal tersebut (Volt dan Amper). Tegangan dan Kuat arus yang dimiliki oleh sebuah charger akan berpengaruh pada kecepatan proses pengecasan suatu baterai. Selain timing pengecasan, life cycle (jumlah berapa kali pengecasan) baterai juga berpengaruh dari charger yang digunakan. Ini sifatnya umum. tidak hanya tertentu pada betarai Handphone. Semua jenis baterai juga demikian, termasuk Aki Motor, Aki Mobil, Aki UPS, Baterai NiCD, Baterai Mobil Remote Control dan lain-lain. Namun kali ini saya hanya membahas perihal memilih charger/pengecas baterai Handphone yang tepat.

Pertama-tama perhatikan spesifikasi smartphone yang akan kita cas (charging). Dalam artikel kali ini saya mencontohkan dengan menggunakan zenpad 7 dan Asus Zenfone Selfie ZD551KL.

Perhatikan pada gambar dalaman Zenpad 7 dibawah ini;


Pada gambar diatas (perhatikan bagian tulisan yang saya kotakin), tertera bahwa Input +5,2 V. dan 1,35 A, 7W. Penjelasan 5,2 V itu adalah tegangan, sedangkan 1,35 A adalah Kuat Arus yang aman digunakan untuk melakukan charging. Sedangkan 7W itu adalah Dayanya, dalam satuan WATT.

Sehingga Pengecas yang coock untuk digunakan pada (baterai tanam) smartphone atau tablet zenpad 7 diatas adalah harus memiliki spek Volt 5,2 dan Amper 1,35.

Sedangkan dibawah ini adalah Spesifikasi Zenfone Selfie;

Perhatikan pada kotak yang saya buat. Tertera Input: +5V 2A, 10W. itu artinya daya input untuk melakukan charging adalah 10 Watt dengan spek 5 Volt untuk tegangan dan 2 Ampere untuk kuat arus.

Sehingga, dapat dipastikan bahwa, jika pengecas Zenpad kita gunakan pada Smartphone Zenfone selfie, maka waktu yang dibutuhkan untuk pengecasan baterai akan menjadi lebih lama (Spek lebih rendah).
Dan jika pengecas pengecas zenfone selfie (5V,2A) kita gunakan untuk mengecas Zenpad 7, maka proses charging menjadi lebih cepat daripada ketika menggunakan chargernya sendiri (5,2V, 1.35 A).

Spek baterai ZENFIE
Sekedar Informasi tambahan, tertera dalam gambar diatas bahwa spek baterai zenfone selfie yang saya gunakan memiliki rating 3.85 V. itu artinya tegangan standart yang dia miliki adalah sebesar 3,85 Volt.
Nah, perlu di catat bahwa, system proses pengecasan baterai adalah seperti proses mengalirnya air, dari tempat yang lebih tinggi, mengalir ke tempat yang lebih rendah. Jadi Tegangan Pengecas (5 Volt) akan mengalir ke baterai (3,85 volt).

Pada gambar diatas, terlihat perbedaan ukuran charger. yang pada bagian atas adalah charger untuk Zenfone Selfie (5V, 2A) sedangkan pada bagian bawah adaah charger Zenpad 7, dengan ukuran yang lebih kecil (5,2V; 1,35A).

Oleh karena itu, tegangan (voltase) sebuah charger dirancang lebih tinggi dari tegangan (rating) output sebuah baterai. Apakah baterai bisa mengecas ke Baterai yang lain? jawabnya bisa, misal, baterai dengan Tegangan 12 Volt, bisa mengecas Baterai yang 9 Volt. (namun perlu dilihat dan diperhatikan kuat Arusnya kembali.

Berapa slisih perbedaan waktu antara pengecas yangsatu denganyang lain (untuk spek yang berbeda)? bisakah secara teori menghitung berapa lama untuk melakukan pengecasan? hal itu akan saya bahas pada tulisan saya mendatang.

Nah, Sekarang udah paham belum soal charger ini? kalau belum paham silahkan ditanyakan lagi via komentar.

10 komentar:

  1. kalo cuma perbedaan kabel USB nya ga masalah gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ini pertanyaan bagus. nanti mungkin akan saya bahas khusus disebuah tulisan. intinya kualitas kabel USB beda-beda yah. tentu juga akan berpengaruh. tapi pengaruhnya nggak signifikan. terakhir yang saya tahu, bahkan ada kabel USB yang bisa mempercepat pengecasan. namanya "fast charging". teknologi itu sebenarnya bawaan dari si handphone nya sendiri. tetapi harus juga disupport oleh kabel (USB) khusus itu.

      Hapus
  2. Kadang chargenya suka panas kalau ngak pas dengan Android

    BalasHapus
  3. wah kebetulan nih aku juga pakai asus heheh

    BalasHapus
  4. kalo proses mengecas penuhnya lama itu masalah di hp/chargernya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa karena baterai HP dan Chargernya. Baterai yang sudah rusak, atau pengecas memliki ampere yg kecil dan atau volt nya yang tidak stabil lagi.

      Hapus
  5. Bisa endak kita charger handphone dengan tegangan batery 5 Volt dari Charger yang Outputnya 9 Volt lebih besar dafipada batery yang menerimanya hanya 5 Volt...mohon penjelasanya terimakasih..������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, tetapi beriko baterai rusak. kalau tetep maksa, pas ngecas di jaga, jangan ditinggal. sekiranya sudah penuh lsg dicabut. khawatirnya cut off pd system pengecas tidak berjalan dgn baik lagi.

      Hapus
  6. Mas itu bahaya gak klo yg charger zenfone selfie kita gunain ke zenpad 7 tadi ?

    BalasHapus

Feel Free for Comment. Silahkan berkomentar apa saja. Komentar kalian sangat membantu saya. karena akan membuat saya lebih semangat :)