Selasa, 31 Januari 2017

Tubuhku: Semakin Tua, Semakin Rentan

Beberapa waktu lalu saya sempat terjatuh
Saya pikir Najwa (sekarang sudah 5 tahun) sudah saatnya bisa naik sepeda sendiri tanpa roda bantu. Maka, dengan semangat empat lima kuajak untuk belajar sepeda dengan sepeda kakaknya (orlyn). Sepeda Orlyn lebih besar dari sepedanya najwa yang masih beroda 4 (belum dicopot roda bantunya). Karena saya pikir sepeda yg lebih besar akan lebih stabil dan tidak liar, dibanding sepeda kecilnya yang mungil.

Jatuh itu awalnya tak sakit, tetapi ketika sadar, tangan kanan menjadi lemah sekali, dan ngilu kalau diangkat.


Ketika menamani najwa belajar bersepeda. Najwa juga ikut semangat belajar, walo masih ragu dengan kemapuannya. Terlihat dia malas untuk mengayuh sepedanya. Tetap kuberi semangat supaya dia mau tetap belajar. Sambil lari-lari kecil dia kuikuti dari belakang, kadang kulepas tangan dari pegangan sepeda. dan kemudian oleng ke kiri maupun ke kanan. Dan Najwa pun sering teriak minta tanganku untuk tidak dilepas dari pegangan.

Bagaimana aku tahu kalau dia sudah bisa naik sepeda, jika tanganku masih memegang sepedanya. Sesekali tanpa sepengetahuannya, sepedanya kulepas. ketika dia tak sadar bahwa sepedanya sudah kulepas, untuk beberapa langkah sepedanya dibawah kontrol kendali dirinya. Sepeda itu berjalan mulus kedepan. Dan setelah laju sepedanya memelan, mulai linglung.. akan terjatuh lalu kutangkap lagi. begitu seterusnya.. sampaiakhirnya keringat bercucur membasahi pakai dan celana. napasku ngos-ngosan mengikuti kayuhan sepedanya.
Dan akhirnya, pada ujung sebuah jalan, dia harus berhenti, dia harus kutangkap, sebenarnya udah ketangkap oleh tangan, tapi kepala sangkut oleh ranting pohon mangga yang rendah. pegangan tanganku terlepas. dan najwa pun jatuh....aku juga ikut terjatuh. Orlyn yang ketika itu ada disamping segera membantu ku berdiri. Najwa tidak apa2. karena sempat ku tahan dari hempasan.

Bahu tangan kananku terasa ngilu dan lemah. Terasa sakit kalau diangkat. ada urat yang sepertinya menyelit diantara engsel. kupikir ini akan sementara.. ternyata sampai seminggu pun belum sempurna hilang, itupun setelah di urut pada hri ketiga di Pontianak.

Ini adalah pelajaran bagiku, bahwa semakin tua, tubuh semakin rentan. Tidak seperti jaman masih muda, umur 17 an, kalaupun jatuh, terasa cepat pulih.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Feel Free for Comment. Silahkan berkomentar apa saja. Komentar kalian sangat membantu saya. karena akan membuat saya lebih semangat :)